![]() |
| Penyerahan sapi kurban diterima langsung oleh pengasuh Yayasan Hidayatul Islam, Kyai Muhammad Saleh. |
Probolinggo, Indonara - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan bantuan satu ekor sapi kurban gotong royong kepada Yayasan Hidayatul Islam Desa Clarak, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Bantuan tersebut disalurkan melalui DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo sebagai bentuk kepedulian terhadap santri, anak asuh, dan masyarakat sekitar menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Penyerahan sapi kurban diterima langsung oleh pengasuh Yayasan Hidayatul Islam, Kyai Muhammad Saleh, untuk selanjutnya disalurkan kepada para penerima manfaat di lingkungan yayasan dan warga sekitar.
Yayasan Hidayatul Islam merupakan lembaga pendidikan berbasis pesantren yang menaungi sejumlah satuan pendidikan dan memiliki sekitar 117 santri serta anak asuh yang menetap di asrama. Kehadiran bantuan hewan kurban tersebut dinilai membawa manfaat besar, terutama dalam menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan nilai gotong royong di lingkungan pesantren.
Pengasuh Yayasan Hidayatul Islam, Kyai Muhammad Saleh, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo kepada para santri dan anak asuh di yayasan tersebut.
Menurut Kyai Saleh, bantuan hewan kurban tersebut memiliki makna penting, khususnya bagi para santri dan anak asuh yang selama ini tinggal dan menempuh pendidikan di lingkungan pesantren. Selain sebagai bentuk ibadah, kurban juga menjadi sarana mempererat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Ia juga menjelaskan bahwa daging kurban nantinya akan dibagikan kepada para santri, anak asuh, dan masyarakat sekitar yang membutuhkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo atas bantuan sapi kurban ini. InsyaAllah amanah ini akan kami salurkan kepada para santri, anak asuh, serta masyarakat sekitar yang membutuhkan. Semoga menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi semuanya,” katanya.
Kemudian Kyai Saleh menegaskan, bahwa nilai utama dari ibadah kurban tidak hanya terletak pada pembagian daging semata, melainkan pada semangat berbagi, kebersamaan, dan kepedulian sosial yang terus dijaga di tengah masyarakat.
“Momentum Iduladha mengajarkan pentingnya keikhlasan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. Kami berharap semangat kebersamaan seperti ini terus terjaga dan menjadi contoh baik dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” pungkasnya.
