Ratusan Perkutut Jawa Dilepas ke Alam, PDI Perjuangan Probolinggo Perkuat Komitmen Ekologis

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Khairul Anam, bersama jajaran pengurus partai, tokoh agama, dan tamu undangan melepaskan ratusan burung Perkutut Jawa ke alam bebas sebelum pelantikan serentak 24 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Probolinggo di Kebun Pring, Kecamatan Dringu, Jumat (29/05/26).
Probolinggo, Indonara - Pelantikan serentak Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Probolinggo menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus ajang meneguhkan komitmen pelestarian lingkungan. Hal itu ditandai dengan pelepasan ratusan burung Perkutut Jawa ke alam bebas di Kebun Pring, Kecamatan Dringu, Jumat (29/05/26).

Aksi pelepasan burung dilakukan sesaat sebelum prosesi pelantikan 24 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo. Kegiatan tersebut disaksikan ratusan kader partai, tokoh agama, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta tamu undangan yang hadir.

Burung-burung Perkutut Jawa yang dilepas terbang ke angkasa sebagai simbol kecintaan terhadap alam dan komitmen menjaga keseimbangan ekosistem. Selain menjadi bagian dari rangkaian pelantikan, kegiatan tersebut juga mengandung pesan ekologis tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Khairul Anam, mengatakan bahwa pelepasan Perkutut Jawa bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata implementasi nilai-nilai perjuangan partai dalam menjaga kelestarian alam.

Menurutnya, Perkutut Jawa merupakan salah satu satwa yang menjadi bagian dari kekayaan hayati Indonesia dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

“Burung Perkutut Jawa merupakan bagian dari kekayaan hayati Nusantara. Habitatnya berada di kawasan padang rumput, lahan terbuka, hingga wilayah pesisir dan mangrove. Karena itu, menjaga kelestarian satwa berarti juga menjaga ruang hidupnya,” kata Anam.

Anam menjelaskan, langkah tersebut sejalan dengan semangat perjuangan PDI Perjuangan yang mendorong seluruh kader untuk turut menjaga lingkungan sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa pelestarian lingkungan tidak dapat dipisahkan dari pembangunan. Menurutnya, berbagai persoalan seperti perubahan iklim, kerusakan hutan, hingga berkurangnya habitat satwa liar membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik.

“PDI Perjuangan memiliki komitmen kuat terhadap pelestarian lingkungan. Menanam pohon, menjaga sumber air, merawat ekosistem, hingga melindungi satwa merupakan bagian dari tanggung jawab kita kepada bumi tempat kita berpijak. Pelepasan Perkutut Jawa ini menjadi simbol bahwa politik tidak hanya berbicara tentang kekuasaan, tetapi juga tentang tanggung jawab menjaga alam dan masa depan generasi mendatang,” ucapnya.

Aksi pelepasan ratusan Perkutut Jawa tersebut mendapat apresiasi dari peserta pelantikan. Selain memperkuat makna kegiatan politik yang berorientasi pada kepentingan rakyat, kegiatan itu juga menanamkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan sebagai warisan bagi anak cucu bangsa.

Pelantikan serentak 24 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo sendiri menandai rampungnya konsolidasi organisasi di seluruh kecamatan. Konsolidasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja-kerja kerakyatan dan pelayanan kepada masyarakat menjelang agenda politik nasional mendatang.

“Kami ingin kader PDI Perjuangan menjadi pelopor dalam menjaga bumi. Menjaga pohon, menjaga sungai, menjaga lingkungan, dan menjaga keberlangsungan kehidupan merupakan bagian dari pengabdian kepada rakyat dan bangsa. Alam yang lestari adalah warisan terbaik yang harus kita tinggalkan untuk generasi berikutnya,” pungkas Anam.