Hari Lahir Pancasila 2026, PDI Perjuangan Probolinggo Perkuat Sinergi Tiga Pilar Partai

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo gelar upacara dalam memperingati Hari Lahir Pancasila di halaman depan kantor DPC PDI Perjuangan, Probolinggo, Senin (01/06/26).
Probolinggo, Indonara - DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo memperingati Hari Lahir Pancasila dengan menggelar upacara di halaman kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Senin (01/06/26).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi ideologi partai sekaligus meneguhkan komitmen kader dalam menjalankan politik yang berpihak kepada rakyat.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran pengurus DPC, Ketua PAC dari 24 kecamatan, serta kader partai. Rangkaian kegiatan diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih dan pembacaan teks Pancasila sebagai bentuk penghormatan terhadap dasar negara sekaligus pengingat akan nilai-nilai kebangsaan yang harus terus dijaga.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, H. Khairul Anam, menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh dipahami hanya sebagai simbol negara, melainkan harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila Pancasila harus diterapkan secara nyata dalam kehidupan sosial, politik, ekonomi, maupun budaya.

“Pancasila adalah rumah besar bangsa Indonesia. Karena itu, jangan hanya dihafal, tetapi harus menjadi pedoman dalam bersikap dan mengambil keputusan. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus terus kita rawat dan amalkan,” kata Anam.

Anam menilai salah satu tantangan yang dihadapi bangsa saat ini adalah memudarnya semangat gotong royong di tengah masyarakat. Padahal, budaya tersebut merupakan warisan para pendiri bangsa yang menjadi kekuatan utama dalam menjaga persatuan dan kebersamaan.

"Kader PDI Perjuangan memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan dalam menjaga solidaritas sosial dan semangat saling membantu di tengah masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Arief Hidayat atau yang akrab disapa Cak Dayat, menekankan bahwa seluruh pengurus partai harus menyadari jabatan organisasi merupakan amanah untuk melayani masyarakat.

Cak Dayat menegaskan bahwa keberadaan partai politik harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat melalui kerja-kerja konkret dan keberpihakan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Sebagai pengurus partai, kita harus menempatkan diri sebagai pelayan rakyat. Kehadiran partai harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui kerja nyata dan keberpihakan terhadap persoalan yang mereka hadapi,” ucapnya.

Selain itu, Cak Dayat juga menyoroti pentingnya penguatan sinergi antara tiga pilar partai, yakni struktur partai, anggota legislatif, dan kader yang berada di pemerintahan. Menurutnya, kolaborasi yang solid akan memperkuat efektivitas perjuangan partai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

"Semangat pengabdian harus menjadi identitas utama setiap kader PDI Perjuangan, baik di tingkat cabang, anak cabang, maupun kader yang mengemban amanah di lembaga pemerintahan," jelasnya.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo berharap seluruh kader semakin kokoh memegang teguh nilai-nilai Pancasila, menjaga tradisi gotong royong, serta memperkuat politik kerakyatan yang berorientasi pada pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Sinergitas tiga pilar harus terus dijaga dan diperkuat. Ketika seluruh elemen bergerak dalam satu arah perjuangan, maka kepentingan masyarakat akan lebih mudah diperjuangkan. Pengabdian adalah perjuangan. Selama kita masih diberi amanah, tugas kita adalah terus hadir, bekerja, dan berjuang bersama rakyat,” tutup Cak Dayat.