Surabaya, Indonara – Aksi demonstrasi pada Jumat (29/8/2025) malam berdampak signifikan terhadap lalu lintas di pusat Kota Surabaya. Sejumlah ruas jalan utama terlihat lengang, sementara titik lain justru mengalami kepadatan akibat pengalihan arus.
Imbas aksi unjuk rasa di Gedung Negara Grahadi arus lalu lintas depan Grand Citu Mall Surabaya lumpuh total, Jumat (29/8/2025).
Pantauan suarasurabaya.net menunjukkan Jalan Praban, Jalan Genteng Kali, hingga Jalan Walikota Mustajab relatif sepi dari kendaraan. Namun, kepadatan terjadi di depan Grand City Mall Surabaya. Kendaraan mengular panjang dari Jalan Walikota Mustajab yang bergantian naik menuju Jalan Prof. Dr. Moestopo.
Situasi makin semrawut karena ruas tengah yang seharusnya digunakan satu arah menuju Jalan Kayoon, dipakai antrean mobil yang melawan arus untuk menunggu giliran putar balik ke arah Jalan Prof. Dr. Moestopo.
Menurut keterangan sejumlah pengendara, akses menuju Jalan Pemuda atau Delta Plaza serta Jalan Sumatera atau Hotel Sahid ditutup total. “Satu-satunya jalan selain Jalan Prof Dr. Moestopo yang bisa dipilih pengendara, yaitu mengarah ke Jalan Anggrek atau ke arah Jalan Kusuma Bangsa,” kata salah seorang pengendara.
Selain itu, Jalan Stasiun Gubeng di depan Stasiun Gubeng Lama juga dipadati massa aksi, membuat lalu lintas di kawasan tersebut semakin terhambat.