![]() |
| Dedi Bayu Angga, Ketua PC PMII Probolinggo. |
Probolinggo, Indonara - Pengurus
Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Probolinggo angkat bicara
menanggapi viralnya video perayaan ulang tahun Ketua DPRD Kabupaten
Probolinggo, Oka Mahendra Jati Kusuma, yang berlangsung di Gedung DPRD Kab. Probolinggo.
Video berdurasi 2 menit 7 detik itu memicu kemarahan warga, karena dinilai melukai
perasaan masyarakat yang sedang dilanda musibah di sejumlah kecamatan.
Dalam
rekaman yang beredar luas di media sosial, terlihat sejumlah pejabat hadir,
termasuk Sekretaris Daerah (Sekda)
Kab. Probolinggo, Ugas
Irwanto, serta beberapa staf Sekretariat Dewan (Setwan). Perayaan tersebut diduga berlangsung
pada jam kerja dan menggunakan fasilitas negara.
Ketua
PC PMII Probolinggo, Dedi Bayu Angga,
menilai peristiwa itu mencederai rasa keadilan publik. Menurutnya, gedung DPRD
dibangun dari uang rakyat sehingga seharusnya dipergunakan sepenuhnya untuk
kepentingan pelayanan masyarakat, terlebih saat warga menghadapi bencana.
“Di
saat masyarakat sedang berduka karena banjir dan musibah lain, para pejabat
justru terlihat bersuka ria di gedung wakil rakyat. Ini menunjukkan rendahnya
kepekaan sosial dan krisis empati,” tegasnya.
Ia
menambahkan, tindakan tersebut berpotensi mencoreng marwah lembaga DPRD dan
merusak kepercayaan publik terhadap wakil rakyat, serta aparatur pemerintah daerah.
“Kami mendesak pimpinan DPRD dan pemerintah daerah memberikan klarifikasi terbuka kepada masyarakat. Etika pejabat publik harus dijaga, terlebih saat rakyat membutuhkan kehadiran negara,” katanya.
PC PMII Probolinggo meminta adanya evaluasi internal serta sanksi etik apabila terbukti terjadi pelanggaran penggunaan fasilitas negara dan penyalahgunaan waktu kerja. “Seharusnya pejabat publik meningkatkan kepedulian sosial dan hadir bersama rakyat saat menghadapi masa sulit,” pungkasnya.
