Banjir Rob Mengancam, Pramono Pastikan Kebocoran Tanggul Muara Baru Ditangani

Ilustrasi pembangunan tanggul laut di Kawasan Muara Baru, Jakarta Utara. (Foto: Antara).

Jakarta, Indonara - 
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan akan membantu menambal kebocoran tanggul laut di kawasan pesisir Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa hari ini dan besok (Jumat), puncaknya besok jam 09.00 pagi, pasti rob-nya akan tinggi sekali. Maka untuk itu, Pemerintah Jakarta sedang membantu untuk penambalan kebocoran yang terjadi,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis.

Dia menegaskan kebocoran tanggul tersebut sejatinya bukan merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melainkan Pelindo.

Namun, seluruh tanggul di wilayah hilir Jakarta saat ini masuk dalam pengawasan DKI Jakarta, termasuk di Muara Angke, Waduk Pluit, Sunda Kelapa, Muara Baru, RE Martadinata, dan Marunda Pulau.

Oleh karena itu, Pemprov DKI akan membantu menangani kebocoran tanggul tersebut.

Saat ini, Pramono mengatakan Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara sudah melaksanakan penanganan darurat di lapangan terkait kebocoran tanggul tersebut.

Sebelumnya, sempat viral di media sosial sebuah video yang menunjukkan kondisi tanggul laut di kawasan pesisir Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Dalam rekaman yang beredar pada Kamis (4/12) pagi itu, terlihat air laut di dalam tanggul sudah lebih tinggi dari pada permukaan daratan dan hanya tertahan oleh tanggul beton.