![]() |
| Pj Ketua Umum PBNU, KH. Zulfa Mustofa. [Merdeka.com/Nur Habibie] |
Dalam rapat tersebut,
Syuriyah PBNU resmi menetapkan KH. Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua
Umum PBNU. BNM menilai keputusan ini sebagai langkah penting di tengah dinamika
internal jam’iyyah dan menjadi penegas komitmen menjaga stabilitas organisasi. Pleno
ini sebagai forum sah dan konstitusional yang berjalan sesuai mekanisme
organisasi.
Ketua Umum BNM, Gangga
Listiawan, menekankan bahwa keputusan Syuriyah sebagai lembaga keulamaan
tertinggi perlu dihormati oleh seluruh warga Nahdliyin. “BNM mendukung penuh
keputusan sah Syuriyah PBNU. Penetapan KH. Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketua Umum
merupakan langkah konstitusional dan penopang stabilitas organisasi,” ujarnya.
BNM menilai ketegasan
Syuriyah PBNU mencerminkan komitmen menjaga ketertiban struktural, tradisi
musyawarah, dan keberlanjutan kepemimpinan di tubuh PBNU. Gangga juga mengimbau
para kader muda agar tidak terpengaruh isu dan spekulasi yang berpotensi memecah
belah.
“Kami mengajak seluruh
kader untuk menjaga adab berjam’iyyah, tetap tenang, dan mengikuti keputusan
Syuriyah sebagai kompas organisasi. BNM siap mengawal keputusan ini di seluruh
daerah,” tegasnya.
Rapat pleno tersebut dihadiri Pengurus Harian Syuriyah, A’wan, Pengurus Harian Tanfidziyah, serta pimpinan lembaga dan badan otonom NU. Hadir pula Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, para Wakil Rais Aam, Ketua PBNU, Khofifah Indar Parawansa, Gus Fahrur, Mohammad Nuh, Muhammad Cholil Nafis, serta Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.
Melalui pernyataan ini,
BNM menegaskan komitmennya berada di barisan depan dalam menjaga keutuhan
jam’iyyah, dan memastikan keputusan Syuriyah PBNU berjalan sesuai amanat
organisasi.
