Probolinggo, Indonara - Suasana sore hari di
Desa Clarak tampak berbeda dari biasanya. Ratusan warga berkumpul untuk
melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan desa sembari menunggu waktu
berbuka puasa. Kegiatan gotong royong ini melibatkan sekitar seratus orang yang
terdiri atas Pemerintah Desa, Karang Taruna, pengurus RT/RW, serta tokoh
masyarakat setempat.
Fokus pembersihan
menyasar sepanjang jalan desa yang menjadi akses menuju jembatan Tol Leces.
Lokasi tersebut merupakan tempat favorit warga Probolinggo untuk menghabiskan
waktu sore atau ngabuburit. Dengan membawa peralatan seperti cangkul, sabit,
mesin potong rumput, dan sapu, warga bahu-membahu membersihkan rumput liar yang
mengganggu keasrian jalur tersebut.
Anggota DPRD Kabupaten
Probolinggo dari Fraksi PDI Perjuangan, Arief Hidayat atau yang akrab disapa
Cak Dayat, hadir memimpin jalannya aksi bersih-bersih. Ia tampak menyatu dengan
masyarakat, ikut mencabut rumput serta mengangkat sampah tanpa canggung di
tengah kerumunan warga.
Selain itu, Perangkat
Desa Clarak, Arif Budianto, menyampaikan apresiasi atas kebersamaan yang
terbangun dalam kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa gotong royong merupakan
kekuatan utama desa, terlebih jalur yang dibersihkan merupakan akses penting
menuju Fly Over Tol
Pasuruan-Probolinggo.
"Gotong royong
seperti ini menjadi kekuatan desa," ucapnya di sela kegiatan, Minggu (15/03/26).
Sementara itu, Cak
Dayat menegaskan bahwa gotong royong merupakan warisan nilai yang wajib dijaga
oleh masyarakat desa. Menurutnya, aksi merawat lingkungan dapat dimulai dari
langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama sebagai bentuk pengabdian
kepada tanah air.
"Ketika warga
berkumpul, saling membantu, dan bersama-sama membersihkan lingkungan seperti
ini, itu sudah menjadi bentuk nyata merawat pertiwi," ungkapnya.
Sebagai kader PDI
Perjuangan, ia mengaku memegang teguh instruksi partai untuk senantiasa menjaga
kelestarian alam tempat rakyat bernaung. Ia pun menekankan pentingnya menjaga
ekosistem desa demi kenyamanan hidup masyarakat luas.
"PDI Perjuangan
selalu mengingatkan kadernya untuk merawat pertiwi. Alam dan lingkungan adalah
bagian dari kehidupan rakyat," katanya.
Menjelang waktu berbuka, jalan desa yang semula dipenuhi rumput liar kini terlihat rapi dan bersih. Kebersamaan tersebut menghasilkan lingkungan yang tertata sekaligus memperkokoh semangat gotong royong sebagai denyut kehidupan masyarakat desa. Salah seorang pemuda Karang Taruna menyatakan kegembiraannya atas hasil kerja keras seluruh elemen desa tersebut.
"Kami senang karena jalanan menuju tempat ngabuburit sekarang menjadi jauh lebih bersih, dan nyaman untuk dilewati warga,"tutupnya.
