Warga Desa Clarak Bersama Anggota DPRD Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Jelang Berbuka Puasa

Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi PDI Perjuangan, Arief Hidayat atau yang akrab disapa Cak Dayat, bersama warga Desa Clarak membersihkan lingkungan di sepanjang jalan desa yang menjadi akses menuju jembatan Tol Leces. Minggu (15/03/26).

Probolinggo, Indonara - Suasana sore hari di Desa Clarak tampak berbeda dari biasanya. Ratusan warga berkumpul untuk melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan desa sembari menunggu waktu berbuka puasa. Kegiatan gotong royong ini melibatkan sekitar seratus orang yang terdiri atas Pemerintah Desa, Karang Taruna, pengurus RT/RW, serta tokoh masyarakat setempat.

Fokus pembersihan menyasar sepanjang jalan desa yang menjadi akses menuju jembatan Tol Leces. Lokasi tersebut merupakan tempat favorit warga Probolinggo untuk menghabiskan waktu sore atau ngabuburit. Dengan membawa peralatan seperti cangkul, sabit, mesin potong rumput, dan sapu, warga bahu-membahu membersihkan rumput liar yang mengganggu keasrian jalur tersebut.

Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi PDI Perjuangan, Arief Hidayat atau yang akrab disapa Cak Dayat, hadir memimpin jalannya aksi bersih-bersih. Ia tampak menyatu dengan masyarakat, ikut mencabut rumput serta mengangkat sampah tanpa canggung di tengah kerumunan warga.

Selain itu, Perangkat Desa Clarak, Arif Budianto, menyampaikan apresiasi atas kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa gotong royong merupakan kekuatan utama desa, terlebih jalur yang dibersihkan merupakan akses penting menuju Fly Over Tol Pasuruan-Probolinggo.

"Gotong royong seperti ini menjadi kekuatan desa," ucapnya di sela kegiatan, Minggu (15/03/26).

Sementara itu, Cak Dayat menegaskan bahwa gotong royong merupakan warisan nilai yang wajib dijaga oleh masyarakat desa. Menurutnya, aksi merawat lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama sebagai bentuk pengabdian kepada tanah air.

"Ketika warga berkumpul, saling membantu, dan bersama-sama membersihkan lingkungan seperti ini, itu sudah menjadi bentuk nyata merawat pertiwi," ungkapnya.

Sebagai kader PDI Perjuangan, ia mengaku memegang teguh instruksi partai untuk senantiasa menjaga kelestarian alam tempat rakyat bernaung. Ia pun menekankan pentingnya menjaga ekosistem desa demi kenyamanan hidup masyarakat luas.

"PDI Perjuangan selalu mengingatkan kadernya untuk merawat pertiwi. Alam dan lingkungan adalah bagian dari kehidupan rakyat," katanya.

Menjelang waktu berbuka, jalan desa yang semula dipenuhi rumput liar kini terlihat rapi dan bersih. Kebersamaan tersebut menghasilkan lingkungan yang tertata sekaligus memperkokoh semangat gotong royong sebagai denyut kehidupan masyarakat desa. Salah seorang pemuda Karang Taruna menyatakan kegembiraannya atas hasil kerja keras seluruh elemen desa tersebut.

"Kami senang karena jalanan menuju tempat ngabuburit sekarang menjadi jauh lebih bersih, dan nyaman untuk dilewati warga,"tutupnya.